Home / Berita

Jumat, 11 April 2025 - 21:50 WIT

OKP Cipayung Plus Desak KNPI Papua Barat Turunkan Karateker di Manokwari: “Pemuda Butuh Wadah Nyata”

Manokwari, Mediaprorakyat.com – Organisasi Kepemudaan (OKP) yang tergabung dalam Cipayung Plus di Kabupaten Manokwari, Papua Barat, mendesak Dewan Pengurus Daerah (DPD) I KNPI Papua Barat untuk segera menurunkan karateker dan mengaktifkan kembali DPD II KNPI Kabupaten Manokwari yang vakum sejak 2017.

Caption sesudah konfirmasi pres ketua2 OKP Cipayung puls kabupaten Manokwari di kantor KNPI provinsi Papua Barat

Langkah serius ini ditunjukkan dengan kedatangan perwakilan Cipayung Plus ke Gedung KNPI Papua Barat pada Jumat (11/4), meskipun tidak berhasil bertemu langsung dengan Ketua DPD I KNPI, Semi Saiba, karena yang bersangkutan sedang tidak berada di tempat.

OKP Cipayung Plus terdiri dari empat organisasi besar: GMKI, GMNI, PMKRI, dan HMI. Mereka menyuarakan kegelisahan atas kevakuman organisasi KNPI Manokwari yang sudah berlangsung selama hampir delapan tahun.

Tidak Aktif Sejak 2017

Ketua GMNI Manokwari, Erickson Iba, menegaskan bahwa DPD II KNPI Manokwari sudah tidak menjalankan roda organisasi sejak Musyawarah Daerah (Musda) terakhir pada 2017. Hingga kini, tidak ada kejelasan soal perpanjangan kepengurusan ataupun regenerasi kepemimpinan.

“KNPI Manokwari harus segera diaktifkan kembali. Pemuda hasil kaderisasi kami setiap tahun tidak memiliki wadah untuk menyalurkan potensi mereka,” tegas Erickson.

KNPI Papua Barat Dinilai Lalai

Yostan Hilapok, Ketua PMKRI Cabang Manokwari, juga menyampaikan kritik terhadap DPD I KNPI Papua Barat yang dinilai tidak serius dalam membina dan memberdayakan organisasi kepemudaan.

“Kami tidak melihat upaya konkret dari DPD I. Ketua KNPI Papua Barat harus segera mengambil langkah tegas dan menyelamatkan masa depan pemuda,” ujarnya.

Desakan Penunjukan Karateker

Hal senada disampaikan Herdin, Ketua Cabang HMI Manokwari. Ia menyatakan bahwa masa jabatan pengurus DPD II KNPI Manokwari telah usai, namun tidak ada tindak lanjut untuk peremajaan kepengurusan.

“Kami mendesak agar karateker segera diturunkan. Kami juga siap mengawal proses ini sampai tuntas,” ucapnya tegas.

Baca Juga  Sungai Wasian Distrik Tembuni Meluap Warga Yang Mengungsi Butuh Makanan

Ancaman Aksi Massa Lebih Besar

Cipayung Plus mengingatkan bahwa jika tuntutan ini tidak segera ditanggapi, mereka akan kembali dengan aksi massa yang lebih besar sebagai bentuk tekanan kepada KNPI Papua Barat agar segera bertindak.

“Kami serius. Ini bukan hanya soal struktur organisasi, tetapi soal masa depan generasi muda Manokwari,” tutup pernyataan mereka.[JS]

Share :

Baca Juga

Ketua KPU Kabupaten Teluk Bintuni, Muhammad Makmur Memed Alfajri

Berita

Mujiburi Anshar Nurdin Resmi Ditetapkan, KPU Wajibkan LHKPN Sebelum Pelantikan
Sekretaris Badan Kesbangpol Teluk Bintuni, Kenny Kendiwara, S.IP, saat memberikan keterangan kepada wartawan, Selasa (3/2/2026).

Berita

Kesbangpol Teluk Bintuni Dorong Organisasi Tertib Administrasi Sesuai Aturan

Berita

Lima Prodi Dibuka, UNIMUTU Resmi Buka PMB 2026/2027

Berita

Polres Teluk Bintuni Gelar Apel Operasi Keselamatan Mansinam 2026, Fokus Tekan Angka Kecelakaan
Keterangan Foto: Ketua DPW PPP Papua Barat, Yasman Yasir (kanan), bersama mantan Bupati Kabupaten Fakfak, Dr. Wahidin Puarada (bersongkok putih), serta Wagiman (kaus merah) dan Fajar Kukuh, usai berdiskusi di Jakarta, Minggu (1/2/2026). Foto: Istimewa.

Berita

Yasman Yasir dan Mantan Bupati Fakfak Siap Rebut Kursi DPR RI 2029
Keterangan Gambar: Anggota DPRK Teluk Bintuni dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Wagiman, S.E. (kanan), berfoto bersama Ketua Umum DPP PPP , H. M Mardiono dalam kegiatan konsolidasi partai. Wagiman menyoroti konflik internal PPP yang dinilainya berpotensi melemahkan soliditas dan kepercayaan publik menjelang Pemilu 2029.

Berita

Wagiman: Perbedaan di PPP Jangan Hilangkan Rasa Persaudaraan

Berita

Terima SK, Yasman Yasir Kembali Pimpin DPW PPP Papua Barat, Mesin Politik Mulai Dipanaskan

Berita

Irjen Alfred Papare Resmi Jabat Kapolda Papua Barat dalam Sertijab di Mabes Polri