Home / Berita / Nasional / Papua Barat / Peristiwa / Teluk Bintuni

Kamis, 10 April 2025 - 22:18 WIT

Ruas Bintuni–Moskona Rusak Parah, Bukan Tanggung Jawab PJN Papua Barat

Dokumentasi kondisi jalan di wilayah Gunung Kaca pada Ruas Jalan Bintuni–Mayado, diambil dari unggahan di Facebook.

Dokumentasi kondisi jalan di wilayah Gunung Kaca pada Ruas Jalan Bintuni–Mayado, diambil dari unggahan di Facebook.

Manokwari, Mediaprorakyat.com – Kecelakaan terjadi di ruas jalan poros Bintuni menuju Steenkol, Distrik Meyado, Moskona, pada Rabu malam (9/4/2025) sekitar pukul 22.00 WIT.

Sebuah mobil jenis Hilux berwarna putih dilaporkan terperosok ke jurang setelah longsor menggerus separuh badan jalan di sekitar Kilometer 32.

Beruntung, seluruh penumpang berhasil selamat dari insiden tersebut.

Informasi pertama mengenai kejadian ini disampaikan oleh Ismail, seorang guru SMP di Steenkol, melalui grup WhatsApp Bintuni Membangun pada Kamis dini hari (10/4), sekitar pukul 01.00 WIT.

Dalam laporannya, ia turut membagikan foto kondisi jalan yang rusak parah dan menyebut dirinya sebagai saksi mata kejadian.

“Saya melihat langsung kejadian itu. Mobil Hilux putih itu terperosok ke jurang. Syukurlah semua penumpangnya selamat,” ujar Ismail saat dihubungi melalui telepon.

Lokasi kecelakaan diketahui berada sebelum Gunung Kaca, di jalur Bintuni menuju Steenkol. Jalur ini memang dikenal rawan longsor, terutama saat musim hujan.

Menurut Ismail, kondisi jalan di beberapa titik sangat membahayakan, terutama pada malam hari ketika pencahayaan minim dan visibilitas terbatas.

Akses Bintuni–Moskona Kritis: Longsor Hantui Pengendara di Malam Hari

Menanggapi insiden tersebut, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 4.3 dari Satuan Kerja PJN Wilayah IV Papua Barat, Alberth Telehala, S.T., M.T., menjelaskan bahwa ruas jalan tersebut bukan bagian dari jaringan jalan nasional yang ditangani oleh PJN.

“Ruas jalan dari Bintuni ke arah Moskona, khususnya menuju Steenkol, bukan merupakan ruas nasional, sehingga tidak berada dalam tanggung jawab kami di PJN,” jelas Alberth saat dikonfirmasi pada Kamis (10/4).

Ia menambahkan bahwa PJN Wilayah IV hanya bertanggung jawab atas pemeliharaan jalan nasional, sesuai dengan peta jaringan jalan nasional dari Kementerian PUPR.

Baca Juga  TNI dan Warga Bersinergi Bangun MCK di Distrik Farfurwar

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Pemerintah Daerah Teluk Bintuni maupun instansi terkait mengenai penanganan darurat jalan rusak maupun proses evakuasi kendaraan yang terperosok ke jurang.

[Tim/HS]

Share :

Baca Juga

Berita

Dua Putra Papua Dipercaya Pimpin Jabatan Strategis Polri Awal 2026

Berita

Pemanfaatan Lahan Asrama, Kodim 1806/TB Panen Semangka

Berita

Dandim 1806/TB Sambangi Koramil Meyado, Serap Aspirasi Warga

Berita

BAZNAS Teluk Bintuni Buka Rekrutmen Pimpinan Baru Tahun 2026

Berita

Genting Oil Gelar Tes Rekrutmen Apprentice Program 2026, 39 Putra-Putri OAP Ikuti Seleksi
Keterangan Gambar: Penelaah Teknis Kebijakan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Teluk Bintuni, Dwi Nurhayati, saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (21/1/2026), menyampaikan data jumlah calon jamaah haji (CJH) asal Teluk Bintuni tahun 2026 sebanyak 26 orang, sekaligus menjelaskan kebijakan pelunasan biaya haji dan kewajiban Medical Check Up (MCU).

Berita

Biaya Haji Lunas, 26 CJH Teluk Bintuni Jalani Persiapan Haji 2026

Berita

Akses Jalan ke Puskesmas Cot Seumereung Didambakan Pengaspalan
Keterangan Gambar : Kepala Disdikbudpora Kabupaten Teluk Bintuni, Dr. Henry D. Kapuangan, S.Pd., S.IP., MM, menyampaikan arahan pada kegiatan ibadah bersama dan lepas sambut Tahun 2025–2026 di Aula Disdikbudpora Teluk Bintuni, Senin (19/01/2026).

Berita

Ibadah Lepas Sambut Tahun Baru, Disdikbudpora Teluk Bintuni Tegaskan Disiplin ASN