Home / Berita / Papua Barat / Teluk Bintuni

Sabtu, 5 April 2025 - 16:13 WIT

Dinas TPHBUN Papua Barat Soroti Masalah Irigasi dan Pemasaran Hasil Panen di Teluk Bintuni

Kepala Bidang Pertanian pada Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHBUN) Papua Barat, Agustinus Warbal saat memberikan keterangan kepada wartawan, Sabtu (5/4/2025)

Kepala Bidang Pertanian pada Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHBUN) Papua Barat, Agustinus Warbal saat memberikan keterangan kepada wartawan, Sabtu (5/4/2025)

Bintuni, Mediaprorakyat.com – Mewakili Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHBUN) Papua Barat, Yakob Fonataba, Kepala Bidang Pertanian Agustinus Warbal menghadiri kegiatan panen padi di Kampung Waraitama, Distrik Manimeri, Kabupaten Teluk Bintuni, pada Sabtu (5/4/2025).

Dalam kesempatan tersebut, Agustinus mengungkapkan sejumlah kendala yang dihadapi dalam peningkatan program pertanian di Papua Barat. Salah satu permasalahan utama yang disorotinya adalah kurangnya sinkronisasi dan koordinasi antara Dinas TPHBUN dan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), khususnya terkait pembangunan fasilitas irigasi.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada para petani di Teluk Bintuni, khususnya di Waraitama, yang hari ini berhasil melakukan panen,” ujarnya kepada awak media di lahan persawahan Kampung Waraitama.

Agustinus menjelaskan bahwa banyak keluhan dari lapangan terkait irigasi. Pembangunan irigasi besar merupakan tanggung jawab Dinas PUPR, dan seharusnya dilakukan terlebih dahulu sebelum masuk ke areal persawahan. Sementara itu, pembangunan irigasi tersier menjadi tanggung jawab pemerintah kabupaten melalui dinas pertanian.

“Hingga saat ini, koordinasi masih sangat sulit, padahal kantor kami bersebelahan,” tegasnya.

Ia juga menyoroti kondisi saat panen yang berlangsung di tengah genangan air akibat hujan deras. “Kita lihat sekarang, lahan persawahan tergenang air. Saat panen, seharusnya lahan dalam kondisi kering. Ini terjadi karena sistem irigasi yang belum maksimal,” katanya.

Agustinus, yang pernah menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas TPHBUN Papua Barat, menambahkan bahwa beberapa daerah seperti Kabupaten Fakfak sebenarnya sudah memiliki bendungan. Namun, dinas pertanian di tingkat kabupaten belum menjalankan tanggung jawab lanjutan secara optimal.

Selain masalah irigasi, ia juga menyoroti persoalan pemasaran hasil panen. “Seharusnya kepala daerah, baik bupati maupun wakil bupati, dapat mengambil langkah untuk membeli hasil panen petani dan menjadikannya sebagai jatah beras untuk para pegawai. Itu solusi pertama,” jelasnya.

“Solusi kedua, hasil panen seperti padi dan jagung dapat ditampung oleh BULOG. Sesuai arahan Pak Menteri, BULOG harus mampu menyerap hasil panen petani,” pungkasnya.

[HS]

Share :

Baca Juga

Yohannes Akwan, S.H., M.A.P., C.L.A.

Berita

Kuasa Hukum Yanto Idorway Minta Penyidik Telusuri Rangkaian Perjalanan dan Komunikasi Para Saksi
Yohannes Akwan, S.H., M.A.P., C.L.A.

Berita

Tim Kuasa Hukum Minta Saksi Berkata Jujur untuk Ungkap Kematian Yanto Idoorway
Keterangan Foto: Anggota DPR RI Dapil Papua Barat, drg. Alfons Manibuy, DESS, melakukan tendangan perdana sebagai tanda dibukanya secara resmi Turnamen Gawang Mini dan Bola Voli dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan Gaya Baru, RT 002/RW 004, Kelurahan Bintuni Barat, Distrik Bintuni, Kabupaten Teluk Bintuni, Jumat (7/8/2026). Turnamen yang digelar secara swadaya ini mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat sebagai ajang mempererat persaudaraan, semangat gotong royong, dan pembinaan atlet muda. (Istimewa)

Berita

Sambut HUT RI ke-81, Anggota DPR RI Buka Turnamen Olahraga di Teluk Bintuni
Kepala Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Dikbudpora) Kabupaten Teluk Bintuni, Dr. Henry D. Kapuangan, saat membuka secara resmi Pelatihan Aplikasi DAPODIK, Verifikasi dan Validasi Data Peserta Didik (Verval PD), serta Pelatihan Perencanaan dan Pelaporan Penggunaan Dana BOP Daerah dan BOS Pusat Tahun 2026 di Bintuni, Jumat (7/8/2026). Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya pengelolaan dana pendidikan yang akuntabel serta validitas data DAPODIK untuk mendukung peningkatan mutu pendidikan dan terwujudnya visi Teluk Bintuni SERASI.

Berita

Henry Kapuangan: Dana BOS, BOP dan DAPODIK Jadi Kunci Wujudkan Teluk Bintuni SERASI
Foto bersama usai konferensi pers Masyarakat Adat Marga Esnam dan Marga Isbeined, Suku Moskona, bersama perwakilan Himpunan Pemuda Moskona (HIPMOS), Perkumpulan Panah Papua, akademisi, anggota DPRK Kabupaten Teluk Bintuni, serta Dinas Pertanahan dan Lingkungan Hidup Kabupaten Teluk Bintuni setelah penyerahan dokumen usulan pengakuan Masyarakat Hukum Adat (MHA) di Sekretariat HIPMOS, Kampung Lama, Bintuni, Jumat (7/8/2026). Foto: MPR/Haiser.

Berita

HIPMOS Kawal Pengakuan MHA Esnam-Isbeined
Keterangan gambar: Salah satu petugas SPPG Indayana Bintuni, menunjukkan kendaraan distribusi resmi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) milik Badan Gizi Nasional. Kepala SPPG Indayana Bintuni, Edha Sidabutar, S.Gz, menegaskan berbagai isu yang beredar di media sosial, termasuk tuduhan penggunaan kendaraan distribusi untuk mengangkut sampah, tidak sesuai dengan fakta di lapangan. (Foto: Istimewa)

Berita

SPPG Indayana Bintuni: Isu di Medsos Tak Sesuai Fakta

Berita

Kodim 1806/Teluk Bintuni Terima Satu Unit Mobil Damkar dari Mabes TNI AD
Terduga pelaku berinisial SA (31) diamankan Tim URC Polres Teluk Bintuni di Mapolres Teluk Bintuni untuk menjalani proses penyidikan terkait dugaan pencurian uang tunai yang diduga berasal dari Dana Kampung Saengga. Wajah terduga disamarkan guna menghormati asas praduga tak bersalah. Dok. Polres Teluk Bintuni

Berita

Tim URC Polres Teluk Bintuni Ringkus Terduga Pelaku Dugaan Pencurian Dana Kampung