Jakarta, Mediaprorakyat.com – Tokoh muda Papua sekaligus pekerja kemanusiaan, Yan Akobiarek , menyoroti pentingnya tenaga pendidik dan fasilitas sekolah di wilayah pedalaman Papua.
Ia yang aktif bekerja di daerah terpencil sejak 2015 hingga 2019 menekankan bahwa pendidikan menjadi kebutuhan utama bagi anak-anak di sana.
Menurut Yan, program makanan gratis bagi anak sekolah yang dicanangkan pemerintah merupakan langkah positif.
Namun, ia mempertanyakan apakah program tersebut juga akan menjangkau sekolah-sekolah di pedalaman yang memiliki akses lebih sulit dibandingkan wilayah lain di Indonesia.
“Letak geografis Papua berbeda dengan daerah lain. Apakah sekolah di pedalaman akan mendapat makanan gratis juga atau tidak? Semoga pemerataan ini benar-benar adil agar keadilan sejati bisa dirasakan oleh semua,” ujarnya kepada media ini melalui Messenger, Rabu (19/02/2025).
Ia menegaskan bahwa tantangan utama bagi anak-anak di pedalaman bukan hanya makanan gratis, melainkan ketersediaan tenaga guru dan fasilitas pendidikan yang layak.
Menurutnya, anak-anak Papua sudah terbiasa mengonsumsi makanan bergizi dari alam, seperti ikan dan udang segar yang langsung ditangkap dari sungai serta sayur-sayuran alami. Namun, tanpa pendidikan yang baik, masa depan mereka tetap sulit berkembang.
“Di pedalaman, yang paling pokok adalah keberadaan tenaga guru dan fasilitas sekolah. Kalau soal gizi, anak-anak di sana makan ikan dan udang segar yang baru ditangkap, berbeda dengan kita yang mengonsumsi ayam pedaging yang sudah lama diawetkan,” tambahnya.
Yan mendorong pemerintah, baik daerah maupun pusat, untuk lebih serius memperhatikan keberadaan guru di pedalaman Papua.
Ia menilai perlunya program khusus untuk mendukung guru-guru yang bertugas mendidik anak-anak di wilayah terpencil.
Sebagai alumni Sekolah Hukum Universitas Kristen Tomohon Manado, Yan Kabarek aktif menyuarakan isu-isu sosial dan pendidikan melalui media sosial seperti YouTube dan Facebook dalam komunitas KOPKEDAT PAPUA.
Ia berharap suaranya dapat menjadi dorongan bagi pemerintah untuk mengambil langkah nyata dalam memperbaiki sistem pendidikan di pedalaman Papua.
[HS]