Home / Berita

Kamis, 25 Juli 2024 - 13:50 WIT

GAMKI Desak Kepolisian Tangkap Pelaku Penembakan Advokat Senior Papua Barat

Koordinator Lapangan Alex Dedaida saat ber orasi menyampaikan beberapa tuntutan GAMKI pada Aksi Damai Peduli HAM for Yan Christian Warinussy,di Perempatan lampu merah bank Mandiri, Sanggeng. Kamis(25/7/24)

Koordinator Lapangan Alex Dedaida saat ber orasi menyampaikan beberapa tuntutan GAMKI pada Aksi Damai Peduli HAM for Yan Christian Warinussy,di Perempatan lampu merah bank Mandiri, Sanggeng. Kamis(25/7/24)

Manokwari, Mediaprorakyat.com – Lebih dari seminggu telah berlalu sejak advokat senior Yan Christian Warinussy menjadi korban penembakan, namun situasi di Manokwari masih dipenuhi kecemasan dan ketidaknyamanan.

Koordinator lapangan Aksi Damai Peduli HAM, Alex Dedaida (kiri), bersama pengurus GAMKI pada bidang BRIGSENA, Kristian Kendi, Kamis (25/7/24).
Koordinator lapangan Aksi Damai Peduli HAM, Alex Dedaida (kiri), bersama pengurus GAMKI pada bidang BRIGSENA, Kristian Kendi, Kamis (25/7/24).

Masyarakat berharap aparat kepolisian segera mengungkap motif, pelaku, dan dalang di balik penembakan tersebut.

Brigade Serba Guna (BRIGSENA) GAMKI Manokwari bersama masyarakat menggelar aksi damai di sekitar lokasi kejadian, Jl. Yos Sudarso Sanggeng, tepat di perempatan lampu merah depan Bank Mandiri, Manokwari, pada Kamis (25/7/2024)

Mereka mendesak polisi untuk segera bertindak menjawab keresahan yang ada.

Koordinator lapangan, Alex Dedaida, melalui orator Billy Wairara menyampaikan beberapa tuntutan dalam orasinya atas nama Relawan Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI):

1. Mengutuk Keras Peristiwa Penembakan: Aksi ini mengutuk keras penembakan yang diduga merupakan percobaan pembunuhan berencana terhadap Advokat Yan Christian Warinussy, sebagaimana diatur dalam Pasal 340 KUHP jo Pasal 338 KUHP jo Pasal 53 KUHP, yang terjadi pada Rabu (17/7/2024) sekitar pukul 15.36 WIT di pinggir Jalan Yos Sudarso, Sanggeng, Manokwari.

2. Desakan Kepada Kapolresta dan Kapolda: Mendesak Kapolresta Manokwari dan Kapolda Papua Barat untuk mengungkap secara tuntas, profesional, dan adil pelaku percobaan pembunuhan tersebut tanpa menutup-nutupi dalang di balik kejadian ini.

3. Perspektif yang Lebih Luas: Masyarakat Papua menduga bahwa percobaan pembunuhan ini tidak bisa disederhanakan sebagai kasus hukum semata, melainkan harus dilihat dari langkah-langkah advokasi yang dilakukan oleh Warinussy dalam mempersoalkan kebijakan negara dan pengelolaan anggaran daerah di Provinsi Papua Barat.

4. Dugaan Dalang di Balik Penembakan: Dugaan kuat bahwa pelaku percobaan pembunuhan ini hanya menjalankan perintah dari otak pelaku yang ingin agar Warinussy berhenti mempersoalkan kebijakan pemerintah yang melanggar hukum dan hak asasi manusia, serta agar tidak lagi mengusut dugaan tindak pidana korupsi di wilayah Papua Barat.

Baca Juga  Bupati Teluk Bintuni Gerak Cepat! Tinjau Harga Sembako di Babo, Pastikan Stabilitas Pasar

5. Pemetaan Kasus yang Lebih Luas : Mendesak aparat untuk memetakan kasus ini lebih luas, hingga menyentuh seluruh tindakan advokasi Warinussy yang melibatkan kebijakan negara dan kehidupan sosial, budaya, ekonomi, dan politik masyarakat adat Papua.

6. Janji Kepolisian: Menagih janji Kapolresta Manokwari dan Kapolda Papua Barat untuk mengungkap identitas pelaku serta motif di balik percobaan pembunuhan ini secara jelas dan adil.

Masyarakat Manokwari terus menunggu dengan harap-harap cemas agar keadilan segera ditegakkan dan pelaku diadili sesuai hukum yang berlaku. [MS]

Share :

Baca Juga

Foto bersama Ketua Panitia, Ketua IKT, dan Ketua Tolabema usai wawancara di Cafe Tabea, Manokwari.

Berita

Seminar Budaya di Manokwari Kupas Filosofi dan Arsitektur Rumah Adat Tongkonan

Berita

POLRES TELUK BINTUNI AMANKAN TERDUGA PELAKU PENCURIAN DI TELUK WONDAMA

Berita

Hari Lahir Kejaksaan RI ke-80, Kejari Teluk Bintuni Hadirkan Bukti Nyata Peduli Masyarakat
Kabid Humas Polda Papua Barat Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom

Berita

Manokwari Siaga! TNI-Polri Kawal Objek Vital Strategis
Keterangan Gambar: Juru Bicara BEM UNIPA, Theofilus Richard Yogi, saat berbincang dengan Mama Yohana Mofu di pondok jualan pinang, pinggir jalan Fanindi, Manokwari, Papua Barat. (Foto: JS/MPR)

Berita

Persaingan Tak Seimbang, Mama Papua Dorong Perda Perlindungan Pinang

Berita

Hari Lahir Kejaksaan ke-80, Kejari Bintuni Berbagi Kasih
Foto : Istimewa

Berita

Amnesty UNIPA Kecam Kekerasan Aparat Saat Kericuhan Tolak Pemindahan Tahanan Politik di Sorong
Tampak personel Brimob Polda Papua Barat yang diberangkatkan ke Sorong untuk mengamankan aksi unjuk rasa, sedang memasuki pesawat di Bandara Rendani, Manokwari.

Berita

Brimob BKO Sorong! 100 Personel Siaga Hadapi Gejolak Aksi