Jalan Nasional Manokwari-Bintuni Terbelah dan Ambruk ke Laut: Ancaman Serius bagi Pengguna Jalan

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.1 Manokwari Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN), A.W. Pradana, S.ST (foto: Mediaprorakyat.com/MS)
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.1 Manokwari Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN), A.W. Pradana, S.ST (foto: Mediaprorakyat.com/MS)

Manokwari, Mediaprorakyat.com – Ruas jalan Nasional Manokwari-Bintuni di Maruni, Distrik Manokwari Selatan, Kabupaten Manokwari mengalami kerusakan parah. Bagian badan jalan terbelah dan sebagian jatuh ke laut, membuat lebar jalan semakin sempit dan sulit dilalui oleh pengendara kendaraan roda dua dan roda empat.

Pantauan di lokasi menunjukkan bahwa kerusakan ini sangat mengkhawatirkan. Kondisi jalan yang rusak ini mengancam keselamatan warga dan bisa berakibat fatal jika tidak segera ditangani.

“Kondisi jalan yang rusak ini sangat berbahaya dan bisa mengancam nyawa pengguna jalan,” ujar salah seorang warga di tempat, kemarin (4/7)

Menanggapi situasi ini, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.1 Manokwari Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN), A.W. Pradana, S.ST., menjelaskan bahwa kerusakan tersebut disebabkan oleh hidrodinamika laut yang menggerus tanggul dan mengakibatkan pergeseran tanah dasar jalan.

“Proses perbaikan dan pemulihan kondisi jalan yang rusak akan dilakukan setelah pekerjaan pembangunan pelindung abrasi pantai oleh Balai Wilayah Sungai (BWS) Papua Barat selesai,” katanya, saat ditemui wartawan, Kamis (4/7) kemarin.

Saat ini, perbaikan jalan masih menunggu penyelesaian pembangunan pelindung abrasi pantai.

“Sebagian sisi badan jalan berada tepat di bibir pantai dan terkena dampak abrasi,” tambah Pradana.

Untuk mengurangi risiko bagi pengguna jalan, telah dipasang rambu-rambu peringatan di lokasi tersebut.

“Kami berharap pemasangan rambu-rambu ini dapat mengurangi risiko bagi warga Papua Barat sebagai pengguna jalan,” ujar Pradana.

Koordinasi dengan BWS terus dilakukan, namun perbaikan jalan akan dimulai setelah pelindung abrasi selesai dibangun.

“Kami sudah berkoordinasi dengan BWS dan masih menunggu penyelesaian pekerjaan pelindung abrasi agar jalan yang rusak ini bisa segera ditangani,” tutupnya. [MS]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

https://mediaprorakyat.com/wp-content/uploads/2023/08/Screenshot_2023-08-21-22-41-08-24_6bcd734b3b4b52977458a65c801426b0.jpg