Aksi Damai di Kotanopan: Masyarakat Protes Rencana Penutupan Tambang

Masyarakat desa Jambur Tarutung, Kotanopan, Mandailing Natal, Sumatra Utara, melakukan aksi unjuk rasa menolak rencana penutupan tambang karena potensi dampak ekonomi besar. Mereka berharap pesan mereka tersampaikan kepada pemerintah daerah dan menekankan pentingnya pertimbangan dampak sosial dan ekonomi sebelum mengambil keputusan. Foto : Magrifat Lubis
Masyarakat desa Jambur Tarutung, Kotanopan, Mandailing Natal, Sumatra Utara, melakukan aksi unjuk rasa menolak rencana penutupan tambang karena potensi dampak ekonomi besar. Mereka berharap pesan mereka tersampaikan kepada pemerintah daerah dan menekankan pentingnya pertimbangan dampak sosial dan ekonomi sebelum mengambil keputusan. Foto : Magrifat Lubis

Mandailing Natal, Mediaprorakyat.com – Masyarakat desa kelurahan Jambur Tarutung, kecamatan pasar Kota Nopan, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatra Utara, menyelenggarakan aksi unjuk rasa di depan kantor Polsek Kota Nopan mulai pukul 23:30 WIB.

Aksi ini dikawal langsung oleh Kapolsek (P. Ritonga) dengan tujuan menolak rencana penutupan tambang yang berpotensi membawa dampak ekonomi besar bagi masyarakat setempat.

Dalam orasinya, para pendemo dari berbagai elemen masyarakat, termasuk tukang ojek, penjual nasi, penjual kaos, dan kuli bangunan, menegaskan penolakan mereka terhadap rencana penutupan tambang.

Mereka menyampaikan bahwa tambang tersebut merupakan sumber penghidupan bagi ratusan orang dan merupakan anugerah dari Tuhan.

Aksi damai ini merupakan bentuk aspirasi terbuka masyarakat Kotanopan, yang berharap pesan mereka dapat tersampaikan kepada pemerintah daerah. Kepling pasar Kotanopan, Sutan Parlaungan, menegaskan komitmen untuk meneruskan tuntutan pendemo kepada pemerintah yang lebih tinggi.

Setelah melakukan aksi, masyarakat secara kondusif dan aman kembali ke rumah masing-masing.

Mereka berharap agar kegiatan ekonomi mereka dapat berjalan seperti biasa dan tambang tetap beroperasi untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka.

Ardian, salah satu warga, menyampaikan keprihatinan bahwa penutupan tambang akan memperparah kondisi ekonomi yang sudah lemah. Masyarakat berharap pemerintah dapat mempertimbangkan dampak sosial dan ekonomi sebelum mengambil keputusan.

Aksi ini menunjukkan kekhawatiran mendalam masyarakat Kotanopan terhadap rencana penutupan tambang, dan mereka berkomitmen untuk terus berjuang agar kepentingan ekonomi dan sosial mereka diakomodasi oleh pemerintah.[ML]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

https://mediaprorakyat.com/wp-content/uploads/2023/08/Screenshot_2023-08-21-22-41-08-24_6bcd734b3b4b52977458a65c801426b0.jpg