DWP Teluk Bintuni Serahkan Bantuan Kepada Korban Musibah Kebakaran Tahiti

BINTUNI, Mediaprorakyat.com – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Teluk Bintuni mengadakan aksi sosial untuk menyikapi kebakaran yang terjadi di Pemukiman Tahiti. Ibu-Ibu berkumpul di kediaman Ny. Sadfa Irwansyah, sebelum akhirnya bergerak ke lokasi kebakaran di Kompleks Tahiti, Sabtu (12/3/2022)

Penggalangan dana dilakukan secara sukarela melalui WA Group DWP Kabupaten Bintuni. Penggalangan ini merupakan bentuk nyata dari empati Ibu-Ibu Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Teluk Bintuni kepada seluruh korban kebakaran di Tahiti. Bentuk kasih dan kepedulian dari seluruh anggota Dharma Wanita Persatuan se Kabupaten Teluk Bintuni diwujudkan dengan pemberian sembako dan santunan finansial kepada korban terdampak langsung kebakaran di Tahiti.

Sebanyak 21 paket sembako dan uang santunan senilai total Tiga belas juta Tujuh ratus rupiah diberikan secara langsung kepada seluruh korban terdampak langsung.

Selain dari penggalangan dana yang dilakukan oleh pengurus DWP Kabupaten Teluk Bintuni, paket sembako dan santunan juga berasal dan Kas DWP Kabupaten Teluk Bintuni. Penggalangan dana dilaksanakan selama tiga hari.

Ny. Suti Pandu, selaku Sekretaris DWP Kabupaten Teluk Bintuni, mewakili pengurus DWP Kab Teluk Bintuni mengucapkan terima kasih kepada anggota DWP Kabupaten yang telah berdonasi. Ny. Jane Awak memiliki harapan, semoga kedepan DWP Kabupaten Teluk Bintuni tidak hanya mensejahterakan anggotanya tetapi dapat bermanfaat bagi masyarakat di Kabupaten Teluk Bintuni.

“Saya juga mengapresiasi kepedulian Pengurus dan Anggota DWP yang telah menunjukkan kasihnya pada sesama yang membutuhkan. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada insan pers yang setia memberikan berita yang menebar inspirasi kepada pembacanya” Ungkap Ny. Jane Awak.

Untuk diketahui pada tanggal 7 Maret 2022 telah terjadi kebakaran di Komplek Sundoro , Tahiti , Kelurahan Bintuni Timur, distrik Bintuni. Dari data yang dihimpun oleh media ini sijago merah telah melahap sembilan rumah, tidak ada korban jiwa.

Sekitar 22 orang kehilangan tempat tinggal , seperti yang disampaikan oleh ketua RT 01/RW 02 Kompleks Tahiti, bapak Abdullah Fimbay baru-baru ini.(mpr-01/**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

https://mediaprorakyat.com/wp-content/uploads/2023/08/Screenshot_2023-08-21-22-41-08-24_6bcd734b3b4b52977458a65c801426b0.jpg